dalam dekap terbitlah bijak
kuat dalam menjerang luka dalam pelipis
riang gembira menatap salji turun dari goa,
entah kenapa ego menguasai hasrat
pentul-pentul pentil-pentil jadi pentol
luka-luka lulai laluai lalaui lalaui
jam-jump jam jump jerapa
hiling dan hilang entah rimba kemana
tempiang dan tempiung tempayung
ego eros dan merocos
aluk iluk lalu lala
enggan bukan tidak sejalan
binatang tanduk ekor tulang
tarik turang talang lalung
sampan sumpah simpan
sasak susak sisa
lampau lampiun kampiun
rasa rusa remas
kurang kureng karung
0 Response to "dalam dekap terbitlah bijak"
Posting Komentar